Update Panduan dan Regulasi : Buku Panduan dan Regulasi Lomba KRTI 2018 ( Klik untuk Download Regulasi Lomba )  

Berita Kegiatan Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI)
Terdapat 4 divi Lomba KRTI 2018 , yaitu : Racing Plane (RP), Fixed Wing (FW), Vertical Take-off adn Landing (VTOL), dan Technology Development (TD).

Acara Pembukaan Kontes Robot Terbang Indonesia 2018 Universitas Teknokrat Indonesia

Publish Pada : Selasa, 06 November 2018 | dibaca : 114 kali


Bandarlampung, Warta9.com –Kementerian Ristek dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) melalui Sekretaris Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Prof Dr. Rina Astuti, SE, M.SE, pelaksanaan Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) yang merupakan salah satu kegiatan Kemenristek Dikti, dalam upaya mendukung agar Indonesia mempunyai kemandirisn teknologi.

 

Hal itu dikatakan lleh Prof. Dr. Rina, saat membuka Kontes Robot Terbang Indonesia di komplek Kota Baru Jati Agung Lampung Selatan dengan tuan rumah Universitas Teknokrat, Selasa (6/11/2018).

Prof Rina juga bangga Universitas Teknokrat sebagai perguruan tinggi swasta mampu menjadi tuan rumah kegiatan kontes robot terbang tanpa awak tingkat nasional ini.

Karena itu, ia meminta agar KRTI dijadikan momentum untuk unjuk ptestasi. Bahkan Prof. Rina minta semua kegiatan KRTI dengan tuan rumah Teknokrat divisulkan dan diviralkan. Sehingga bisa menjadi inspirasi mahasiswa dan siswa di Indonesia.

Dengan adanya tevolusi industri 4.0, banyak yang menggunakan robot untuk membantu proses indutri dan kemanusiaan. Bahkan drones robot terbang mulai digunakan dimana selama ini pekerjaan tersebut dipergunakan oleh helikopter atau kapal terbang

Lebih lanjut Prof. Rina mengatakan, mahasiswa yang mendapat kepercayaan karena memiliki kemampuan teknologi dari kampusnya, patut bersyukur. Karena secara tidak langsung mahasiswa yang ikut kegiatan ini telah memiliki keterampilan yang menjadi bagi dirinya dimanasa yang akan datang.

Sementara itu, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (L2-Dikti) Wilayah II Prof. Dr. H. Slamet Widodo, MS, MM, mengaku bangga dimana Universitas Teknokrat satu-satunya perguruan tinggi swasta di Wilayah Kopertis II yang mampu menjadi penyelenggara kegiatan KRTI tingkat nasional.

Teknokrat lanjut Prof Slamet menjadi perguruan tinggi swasta unggul dalam bidang teknologi. Keunggulan Teknokrat dalam bidang teknologi telah dibuktikan dengan berbagai prestasi yang diraih, baik tingkat regional maupun nasional.

Karenanya, Prof. Slamet bersama Menristek Dikti dalam waktu dekat akan mengajak rektor dan mahasiswa yang berprestasi dalam bidang teknologi untuk beraudensi dengan Presiden Joko Widodo.

Slamet yakin dengan kemampuan Teknokrat dan kesungguhan panitia, pelaksanaan KRTI di Lampung berjalan sukses.

Kemenristek Dikti telah mempercayai Universitas Teknokrat Indonesia sebagai tuan rumah KRTI tahun 2018 yang akan dilaksanakan pada 5 – 9 November 2018, di kampus Teknokrat dan area Kota Baru Jati Agung Lampung Selatan.

Tema KRTI 2018 yang diselenggarakan Kemenristek Dikti ini “Menuju kemandirian teknologi wahana terbang tanpa awak”. Peserta yang mengikuti KRTI berjumlah 38 Perguruan Tinggi negeri dan swasta di Indonesia. Terdiri 84 tim dengan jumlah peserta 252 mahasiswa dan 84 pembimbing.

Ada empat devisi perlombaan yaitu, VToL, Fixed Wing, Racing Plane dan Technologi Developmen. Peserta yang nanti mengikuti kontes sudah lolos seleksi melalui beberapa tahapan. Tim langsung dibentuk oleh Kemenristek Dikti terdiri dari berbagai perguruan tinggi yang ahli dalam bidangnya. (W9-jam)